9 Alasan Nggak Masuk Akal yang Biasa Digunakan untuk Mutusin Pacar

junges-paar-liegt-im-grass-laecheln-fruehling

Banyak alasan yang digunakan seseorang untuk memutuskan pacarnya. Nah, kalau kamu menemukan lelaki yang memutuskanmu dengan 9 alasan ini, jangan langsung percaya! Karena 9 alasan ini sebenarnya sering digunakan oleh seseorang untuk memutuskan pacar tanpa perlu menyakiti lebih dalam lagi.

Aku Lagi Pengen Sendiri

Siapa yang pernah dengar alasan ini? Mungkin terdengar tidak menyakiti. Namun, alasan ini sebenarnya berpotensi menyakiti karena pada saat kamu ingin sendiri, artinya kamu tidak boleh diganggu oleh siapa pun, termasuk pacarmu sendiri. Tapi pada saat yang bersamaan, orang yang mengatakan alasan ini masih sering kelihatan jalan-jalan dengan sahabat-sahabatnya. Jadi, di mana letak “ingin sendiri”-nya?

Aku Nggak Mau Menyakiti Kamu

Dengan mengatakan hal ini, seseorang sudah pasti merasa tersakiti kan? Jadi, jangan pernah menganggap hal ini sebagai alasan untuk memutuskan secara baik-baik karena bagaimana pun, memutuskan adalah hal yang pasti menyakiti satu sama lain.

Aku Belum Siap Berkomitmen

Komitmen adalah hal penting dalam sebuah hubungan. Tapi, kalau tiba-tiba pacarmu mengatakan kalimat ini, bukan berarti dia belum siap berkomitmen. Dia hanya tidak siap menerima kamu sebagai bagian dari komitmennya.

Kita Udah Nggak Cocok Lagi

Hubungan percintaan bukan masalah cocok atau nggak. Kalau dulu bisa cocok, kenapa sekarang merasa tidak cocok? Ini adalah kalimat lembut yang sebenarnya ditujukan pada representasi “aku sudah punya orang lain yang lebih cocok dari kamu.”

Kamu Terlalu Baik untukku

Siapa sih yang nggak mau punya pasangan baik? Tapi, banyak sekali orang menggunakan alasan yang satu ini untuk meyakinkan pasangannya agar tidak merasa sakit hati.

Aku Terlalu Sayang Sama Kamu

Kalau terlalu sayang, kok dibuang? Ini alasan lain yang sering dikatakan seseorang saat ingin putus dengan cara baik-baik. Tapi, kurang logis juga kan?

Kamu Pasti Bisa Dapat Orang yang Lebih Baik dari Aku

Setiap orang punya sisi kelebihan dan kelemahan. Jadi, alasan ini kurang masuk akal buat kamu yang merasa bahwa cinta bisa menerimamu apa adanya.

Aku Pergi Sebentar, kok!

Pergi ke suatu tempat tanpa menyebutkan nama tempatnya dan kemudian menghilang tanpa jejak adalah satu hal yang biasa dilakukan seseorang jika ingin putus tanpa harus berdebat atau menangis. Tapi, ini bukan cara yang baik untuk mengakhiri sebuah hubungan, lho! Suatu hari ketika kamu bertemu dengan mantan secara nggak sengaja, bagaimana?

Menghilang Tanpa Jejak

Nah, tindakan yang satu ini yang kelihatannya baik-baik saja padahal justru membuat orang yang diputusin merasa marah dan kecewa. Kalau memang sudah tidak suka, kenapa nggak bilang jujur? Toh orang yang sudah tidak menyukai atau nggak mencintai seseorang pasti nggak bisa dipaksa, kan?

Jadi, katakan alasan yang jujur saat kamu ingin putus karena hal itu lebih bisa diterima meskipun menyakitkan.

Sumber: lintas.me

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s