7 Hal Gak Enak Ini Sering Dialami Saat Berpacaran


Gladis merasa bahwa pacaran adalah hal yang penting untuk dijalani sebelum pernikahan? Jika iya, Gladis juga harus bersedia untuk menemukan berbagai macam permasalahan saat berpacaran, seperti halnya 7 hal berikut ini.

Status Sosial yang Berbeda

Mungkin kamu sering menonton film drama percintaan dengan peran utama tokoh si kaya dan si miskin yang menemui banyak hambatan, namun berakhir dengan kebahagiaan. Namun pada kenyataannya, permasalahan status sosial ini tidak semudah yang ada di film-film. Kamu dan pacarmu harus bisa sama-sama menerima dan memahami status sosial itu melalui berbagai hal, seperti halnya gaya hidup, pemikiran, kebiasaan, dan kondisi keluarga. Apalagi jika status sosial laki-laki lebih ‘rendah’ dibandingkan status sosial perempuan. Kamu dan masing-masing pihak keluarga harus mampu menerima hal ini.

Jenjang Pendidikan yang Juga Berbeda

Perbedaan jenjang pendidikan juga merupakan masalah yang biasa dihadapi dalam sebuah hubungan. Dengan perbedaan pendidikan, maka pemikiran kedua belah pihak pun seringkali berbeda sampai akhirnya menemukan perdebatan dalam hal-hal kecil sekalipun. Hal ini perlu diatasi dengan komunikasi yang baik serta sudut pandang yang tidak subjektif.

Masalah Tinggi Badan

Meskipun banyak juga orang yang tidak melihat pasangan secara fisik, namum pandangan publik terhadap laki-laki yang lebih pendek dibandingkan dengan perempuan juga masih sering dialami oleh pasangan seperti ini. Laki-laki yang lebih pendek biasanya disepelekan karena dianggap tidak bisa memenuhi syarat sebagai seorang ‘pelindung’ bagi kaum perempuan.

Tidak Ada Restu Orang Tua

Saat menjalin hubungan, terutama saat pernikahan , kamu tidak hanya menjalani hubungan dengan pasangan saja tapi juga dengan keluarga. Jika salah satu pihak dari orang tua kalian tidak setuju dengan hubungan kalian, mau tidak mau kalian harus rela berkorban untuk membuktikan bahwa hubungan kalian adalah hubungan yang baik dan mampu memberikan kebahagiaan kepada orang tua.

Si Gadis Baik dan Si Bad Boy

Saat kamu bertemu dengan seorang bad boy dengan mantan pacar yang banyak dan notabene cantik-cantik, kamu mungkin akan senang sekaligus bingung. Di satu sisi, kamu ingin menjadi satu-satunya perempuan yang pernah dan akan dimilikinya. Namun pada kenyataannya, kamu justru menjadi bagian dari masa lalunya yang kelam.

Dia Enggak Sebaik Mantanmu

Saat kamu menemukan berbagai kekurangan dari pacarmu, maka yang muncul dalam pikiranmu biasanya adalah mantan pacar terbaikmu. Hal inilah yang harus kamu hindari agar tidak ada hubungan yang berakhir dengan kekecewaan karena pada intinya, kamu dan dia sudah memilih untuk berhubungan dan memperbaiki satu sama lain. Yakinlah kalau kamu akan menemukan kebaikan yang tidak dimiliki mantan pacarmu dari pacarmu yang sekarang.

Benar-Benar Berbeda

Kamu mungkin akan mengalami banyak perbedaan yang pada akhirnya dirasakan sebagai sesuatu yang “tidak cocok”. Jika masih bisa diperjuangkan, maka kamu harus yakin kalau ketidakcocokan itu akan berubah menjadi sebuah kelengkapan yang membuat hubungan menjadi sempurna.

Sumber: lintas.me

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s