6 Fakta Tentang Kata ‘Galau’ yang Harus Kamu Tahu


Sekarang ini, kamu pasti sering mendengar kata ‘galau’ di kalangan anak muda maupun orang dewasa yang masih berjiwa muda, kan? Kata galau sudah ada sejak jaman dahulu, bahkan kata ini sudah dimasukkan ke dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, yang artinya kata ini sudah resmi diakui sebagai salah satu entry kata dalam Bahasa Indonesia.

Namun, kata ini baru beberapa tahun lalu populer terutama di kalangan anak muda. Kebanyakan anak muda menggunakan kata ini untuk mengekspresikan keadaan hatinya yang sedang tidak menentu.

Makna Sebenarnya Galau Itu…

Berdasarkan Kamus Besar Bahasa Indonesia, kata galau itu sendiri merupakan kata sifat yang dapat diartikan sebagai sibuk beramai-ramai, ramai sekali, kacau tidak karuan (pikiran), dan sifat (keadaan hal) yang galau.

Namun, beberapa tahun belakangan ini hingga sekarang dapat dikatakan kata galau mengalami penyederhanaan makna. Orang-orang yang sedang bingung atau kesepian lalu stres menyatakan bahwa dirinya sedang dalam keadaan galau.

Padahal, bila merujuk ke dalam makna kata ini menurut KBBI yang mengartikan ‘galau’ sebagai keadaan pikiran yang sedang ramai atau tidak karuan, penggunaan kata ini sekarang sudah mengalami penyempitan makna.

Gara-Gara Sosial Media

Penggunaan kata ini meluas berkat peran dunia maya dan berbagai situs jejaring sosial. Berbagai kalangan dari berbagai rentang usia mendengar, lalu menggunakan kata ini dalam kesehariannya. Kata galau menjadi lumrah penggunaannya dalam kehidupan sehari-hari.

Popularitas “Galau” karena Poconggg

Tidak banyak yang mengetahui bahwa kata galau ini menjadi populer karena berawal dari sebuah akun bernama ‘poconggg’. Pada akun ini, pemiliknya sering sekali menggunakan kata galau sebagai hashtag pada beberapa status yang dibuatnya. Akun Twitter ini memiliki banyak sekali follower, maka akan mudah sekali menyebarkan ‘virus’ kata galau ini kepada para pengikutnya.

Hashtag Galau

Frekuensi penggunaaan hashtag galau yang tinggi membuat kata galau menjadi bahasa gaul yang menyebar tidak hanya kepada pengikutnya. Namun juga kepada masyarakat luas yang bukan pengikut akun tersebut.

Latah Kata Galau

Kata galau mungkin akan terus digunakan untuk mengekspresikan perasaan seseorang yang sedang down. Tren kata galau ini akan terus berlanjut mengingat penggunaannya yang masih ramai di berbagai akun jejaring sosial.

Bahkan beberapa kelompok dari berbagai macam sektor juga ikut ‘latah’ menggunakan kata ini dalam kesehariannya. Misalnya dalam bisnis periklanan di mana kelompok tersebut menggunakan kata galau juga dalam iklan yang dibuatnya.

Sayangnya,…

Namun ada yang disayangkan dari fenomena kata galau ini yaitu orang-orang terus menerus menggunakan kata ini untuk mengekspresikan keadaaan atau perasaan down apapun yang sedang dirasakan. Padahal, banyak juga kata lainnya yang dapat mendeskripsikan perasaan down seperti gundah, bimbang, atau bingung. Hal ini tentunya dapat menyebabkan perbendaharaan kata seseorang menjadi sempit.

Sumber: lintas.me

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s