5 Alasan Game Justru Bikin Kamu Tambah Produktif


Video game itu asyik dan fun. Yup, kalau lagi penat, stress, kesel sama orang, rasanya nabrak-nabrak orang pakai mobil di Grand Theft Auto rasanya puasss banget. Tapi kadang saking asyiknya orang bisa lupa waktu. Makanya, game sering dituding sebagai penyebab orang jadi nggak produktif. Tapi tahukah kamu, game malah semestinya bisa menambah tingkat produktivitas kamu lho. Nih, beberapa alasannya:

Meningkatkan motivasi

Main game bakal bikin otak kamu mengeluarkan dopamin. Dopamin sering diasosiasikan dengan kepuasan, namun ternyata berperan juga menambah motivasi. Apalagi kalau game-gamenya bersifat tantangan dan achievement, misalnya waktu kamu menyelesaikan sebuah level atau menyelesaikan tugas yang berat.
Contoh: game puzzle seperti Candy Crush.

Meningkatkan energi dan mood

Ketika kamu memenangi sebuah game, atau sekedar memburu kemenangan, otak akan dijejali dengan hormon testosteron. Hasilnya, energi, mood, dan harga diri pun bertambah, juga faktor biologis lainnya. Mood naik, hati kamu senang, energi kamu terisi, pekerjaan juga bisa dilakukan dengan baik dong.
Contoh: game-game olahraga seperti Pro Evolution Soccer, FIFA, NBA Live dan sebagainya.

Meningkatkan kapasitas memori

Selama kamu bermain game, apalagi secara berulang-ulang, kamu bisa mengingat sejelas kristal detil-detil dari subyek yang ada di dalam game. Ini memungkinkan amygdala, pusat memori dan pengambilan keputusan di otak, untuk beraksi cepat di masa depan. Ingatan kamu tambah bagus, berguna banget loh saat kamu bekerja.
Contoh: game-game petualangan seperti Batman: Arkham Asylum.

Meningkatkan ukuran otak

Periset di Universitas Oxford menemukan kalau mempelajari skill baru akan meningkatkan volume ‘materi putih’ pada otak, yang akan membantu menjalin konektivitas di antara sel. Apalagi mempelajari trik baru juga bisa menjadi penyegaran. Kan bosen juga kalau main game pakai cara yang begitu-begitu aja.
Contoh: game bertarung seperti Tekken, Street Fighter. Kamu pelajari aja trik-trik baru di game-game tersebut.

Meningkatkan Empati

Aktivitas game memungkinkan perilisan Oksitoksin, hormon yang meningkatkan perasaan empati dan emosional kamu. Oksitoksin diproduksi di dalam hypothalamus, dan seringkali diasosiasikan dengan koneksi emosional dan rasa percaya. Empati termasuk kemampuan untuk merasakan keadaan emosional orang lain, merasa simpatik dan mencoba menyelesaikan masalah, dan mengambil perspektif orang lain. Berguna kan untuk menambah produktivitas?

Contoh: main game-game RPG dengan cerita yang bagus seperti serial FInal Fantasy.

Sumber: lintas.me

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s