Tipe Sahabat Seperti Apa Kamu?


Memiliki banyak sahabat adalah anugerah terbesar yang dimiliki seseorang. Namun hal ini bukan berarti menjadikan kita berteman dengan semua orang. Tiap orang memiliki karakter yang unik dan berbeda-beda. Ada yang memiliki karakter yang tidak baik, namun ada pula yang berkarakter baik dan menyenangkan dijadikan sahabat. Kenali tipe-tipe sahabat yang menyenangkan berikut ini. Kemudian kenali juga dirimu sendiri melalui penjelasan di bawah ini mengenai tipe sahabat seperti apa sih kamu?

Sahabat Bijaksana

Memiliki sahabat yang bijaksana membawa banyak keberuntungan. Sahabat bijaksana biasanya memiliki lebih banyak pengalaman dan filosofi hidup dibandingkan orang lain pada umumnya. Sahabat seperti ini sangat dibutuhkan karena kemampuannya untuk memberi inspirasi dan ketenangan batin.

Sahabat yang bijak akan selalu mendorong orang-orang terdekatnya untuk selalu menjadi manusia yang lebih baik setiap harinya. Ia akan membantu sesamanya untuk meraih cita-cita dan impiannya. Selain itu, ia pun memiliki kemampuan untuk melihat potensi baik yang ada di dalam diri seseorang.

Ketika dia sudah mengetahuinya, ia kemudian akan mengatakan potensi orang tersebut dengan tulus. Lalu membantu dan mendorongnya untuk mengembangkan potensinya tersebut. Bahkan dia akan memberi sejumlah gagasan maupun ide tanpa diminta oleh sahabatnya. Sahabat yang bijaksana adalah orang yang selalu diingat pertama kali saat sedang memiliki masalah. Karena ia mampu untuk memberi solusi yang terbaik.

Sahabat yang Tulus

Sahabat yang tulus akan ikhlas menerima kekurangan maupun kelebihan sahabatnya yang lain. Ia adalah orang yang menerima kondisi sahabatnya tanpa pernah mengeluh. Meskipun sahabatnya seringkali bertingkah mengesalkan, ia tidak akan memaki dan memutuskan tali persahabatan. Orang seperti ini biasanya tahu semua keburukan dan rahasia burukmu namun ia tetap menyayangimu dengan tulus tanpa pamrih.

Sahabat yang Jujur

Dalam menjalani kehidupan kita seringkali menghadapi banyak situasi yang tidak sesuai dengan harapan kita. Mau tidak mau kita dipaksa untuk mampu menelan kenyataan pahit tersebut. Namun kita seringkali sulit menerima kenyataan sehingga akhirnya memutuskan untuk berpura-pura kalau semuanya dalam keadaan baik-baik saja.

Hal ini membuat kita tidak jujur pada diri sendiri. Di sini sahabat yang jujur akan mengingatkan kita untuk menghadapi realita yang sebenarnya. Ia akan menyatakan kebenaran sepahit apapun kondisinya. Sahabat yang jujur tidak akan berpura-pura berkata semuanya ada dalam kondisi baik-baik saja padahal realitasnya mengatakan sebaliknya. Dia akan berusaha keras untuk tidak membohongi sahabatnya. Karena ia sadar kalau itu hanya akan membuat keadaan menjadi lebih buruk dan bahkan menyakiti hati sahabatnya.

Sumber : lintas.me

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s