Hindari Hal Ini Saat PDKT/Relationship


Wanita memang makhluk misteri yang sepertinya susah untuk dimengerti. Bilangnya A, eh nggak berapa lama bilang B. Belum lagi perbedaan cara berpikir antara kamu dan si dia membuat kalian akhirnya salah paham. Itu yang saat sudah berhubungan, beda cerita saat mereka masih PDKT. Salah sedikit saja, bisa membuat wanita enggan sama kamu dan akhirnya menjauh dari kamu. Pastinya dong kalau kamu nggak mau punya hubungan atau proses PDKT yang gagal. Nah, di bawah ini ada pengakuan beberapa hal yang tak wanita sukai. Ehem, ternyata kalau dihitung-hitung dengan artikel sebelumnya, ada banyak juga ya. Namun, tenang, hal di bawah ini nggak begitu susah kok kamu lakukan.

“Mau kenalan? Langsung dong, bukannya malah stalking,” Rahne- 22 tahun

Inget nggak zaman dulu waktu SMP kita intip akun Friendster gebetan kita yang ternyata bisa dilihat sama dia? Kalau zaman sekarang kamu bisa menarik napas lega karena hal tersebut nggak berlaku di Twitter dan Facebook sehingga bisa stalking bebas semaumu. Bisa sih di Path (itu juga kalau kamu sudah temanan sama dia). Namun, kalau kamu berpikir dengan meretweet/favorite semua twit dia atau ngelike status dia di Facebook, bisa bikin dia tertarik, maka kamu SALAH BESAR. Bagi wanita hal itu menyeramkan, bagaimana bisa seseorang melakukan itu padahal belum kenal? Makanya daripada cuma stalking atau liatin dia dari jauh, mending temui dia, ajak kenalan, minta kontaknya, lalu rancang untuk ketemuan. Nggak semua wanita jual mahal seperti dipikiran kamu kok.

“Saya paling bosen kalau ditanya lagi apa melulu,” Bonita- 24 tahun

Mungkin kamu tertarik sama si wanita itu. Namun, kesalahan fatal kaum pria adalah nggak memberikan wanita kesempatan untuk penasaran juga sama kamu. Dari pagi-malam, kamu nanya “Udah makan belum? , “Udah sampai kantor/rumah?”, atau “Lagi apa?” dan akhirnya ngebuat dia bosen juga sama kamu. Bukannya ngebuat si dia penasaran, kamu langsung diblacklist sama dia—habis sama aja kayak pria pada umumnya, sih!

“Kencan pertama saya dipenuhi monolog dia,” Nabila- 22 tahun

Kamu mau memberikan first impression yang baik saat pertama bertemu. Makanya kamu langsung membicarakan perihal yang sudah kamu alami selama ini dan rencana ke depan yang bakal kamu capai—plus cerita bagaimana cara kamu untuk dapat itu semua. Bukannya tertarik sama hidup kamu, si wanita berpikir kalau kamu adalah pria over PD dan hidupnya hanya melulu tentang diri kamu alias kamu sampai lupa nanya balik sama dia. Kamu terjebak membuat dia tertarik sama kamu, sampai lupa membiarkan dia untuk berbicara.

“Saya pernah putus karena dia selalu menyinggung saya,” Jane- 24 tahun

Mungkin maksud kamu bercanda saat bilang dia bak bulan dengan permukaan yang (ehem) berlubang alias berjerawat. Mungkin juga kamu gregetan karena tubuh si dia makin lama makin melebar dan akhirnya bilang dia gendut. Bahkan maksud kamu adalah ingin kasih dia motivasi untuk jadi lebih baik, tapi dengan cara negbandingin dia dengan temannya yang lebih cantik. Apa pun maksud kamu, tetap saja bagi wanita itu adalah hal yang sangat fatal sekaligus sensitif dalam berhubungan. Wanita nggak masalah saat kamu mencoba untuk menasihati dia masalah fisik. Namun, kalau begitu caranya yang ada dia akan sangat tersinggung. Lagipula hubungan yang baik adalah mereka yang saling membangun, bukannya saling menjatuhkan.

Sumber : kelascinta.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s